Waspadai, Penyebab Rambut Rontok di Umur 20-an

Waspadai, Penyebab Rambut Rontok di Umur 20-an

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rambut rontok biasanya mulai dialami oleh seseorang ketika memasuki usia 30 1 tahun ke atas. Namun, menurut sebuah penelitian baru, orang-orang di China based online shop berusia 20-an lebih cepat mendapatkan kerontokan rambut daripada generasi sebagainya. Penelitian dilakukan pada 4. 000 mahasiswa dari Universitas Tsinghua, divvt mana 60% melaporkan mereka kelenyapan sejumlah besar rambut.  

Dermatologis mengatakan, wanita dan pria berusia 21 tahun banyak mencari bantuan sewrius memberantas rambut rontok. Rambut tipis dan bercabang merupakan keluhan yang datang dari banyak kalangan. Sekalipun tampaknya normal bagi seseorang kalau mengalami kerontokan 50 sampai one-hundred helai rambut setiap hari. Tetapi, pertanyaannya adalah mengapa itu terjadi?  

Mengapa orang yang baru berusia 20 tahun mengalami kebotakan? Berikut ini 4 kemungkinan alasan mengapa orang-orang di usia 20-an mengalami kerontokan rambut lebih cepat 

1. Stres berperan besar

Rambut Anda tumbuh, lalu stop tumbuh dan akhirnya rontok. Keadaan tersebut disebut siklus hidup pertumbuhan rambut. Stres dapat memengaruhi siklus hidup pertumbuhan rambut Anda. Rambut tumbuh, kemudian folikel menyusul minim diikuti oleh rambut yang tersisa, kemudian akhirnya rontok, semua sekarang menjadi proses yang terus-menerus.

Stres meraih mengganggu pertumbuhan rambut dengan menggerakkan rambut dari fase pertumbuhan sebelum waktunya, yang dapat menyebabkan banyaknya jumlah rambut yang rontok. Studi yang dilakukan pada hewan, layaknya tikus dan monyet, menunjukkan bahwa hewan yang memiliki kadar kortisol lebih tinggi dilaporkan lebih ramai mengalami kerontokan rambut.
 
Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan adanya hubungan antara stres dan usia. Generasi milenial dilaporkan memiliki tingkat stres dalam lebih tinggi dibandingkan generasi tua.  

2. Perawatan rambut

Menurut dokter, perawatan rambut mungkin juga berperan memicu rambut rontok. Rambut yang sekarat dan memutih secara berlebihan boleh merusaknya dengan parah. Beratnya nice hair extension juga bisa melemahkan folikel rambut yang pada akhirnya bisa menyebabkan rambut rontok lebih berlebih.  

3. Diet dan nutrisi

Percaya maupun tidak, diet berperan penting serius memengaruhi kesehatan rambut Anda. Meningkatknya popularitas makanan vegan dan vegan juga berkontribusi terhadap kerontokan rambut di kalangan generasi milenial.

Sebuah penelitian Bayor College of Medicine di Texas melaporkan, kekurangan protein, seng dan vitamin D dapat memengaruhi pertumbuhan rambut, termasuk kerontokan rambut.  

4. Racun

Racun tampak hadir dalam mana-mana akhir-akhir ini. Salah satu sumber racun paling umum yaitu polusi. Folikel rambut sangat terpengaruh oleh polusi yang menyebabkan kerusakan dan penipisan rambut. Bahkan, 1 penelitian menunjukkan, orang yang tinggal di kota melaporkan lebih gede mengalami kerontokan rambut akibat hadirnya asap, timbal, nikel dan belerang dioksida di udara.  

Sementara, menurut Pusat Penelitian dan Pencegahan Penyakit, racun pada rokok memiliki dampak besar pada kulit, kuku, gigi, bahkan rambut Anda. Untuk rambut yang lebih sehat, penting akan segera menghilangkan kebiasaan ini.  

Metode Cara Mencegah Rambut Rontok?

1. Tindakan pertama dan paling jelas merupakan membersihkan rambut dengan keramas lower 2-3 kali seminggu, dan menyerahkan hair tonic serum setiap hari.

fast food sandwich. Langkah kedua untuk mencegah rambut rontok, adalah rutin konsumsi nutrisi protein terutama yang mengandung collagen, kalsium, serta antioksidan. (*)