Tipu dan Pengusaha Bahas UMKM Jember 2021 Lewat Gowes

Tipu dan Pengusaha Bahas UMKM Jember 2021 Lewat Gowes

TIMESINDONESIA, JEMBER – Sejumlah pemangku kepentingan ( stakeholder ) di Kabupaten Jember, Jawa Timur dari kalangan pengusaha, tokoh pegangan, tokoh masyarakat, dan pejabat pemerintah daerah menggelar silaturahmi untuk mempercakapkan pembangunan ekonomi Jember dan UMKM Jember pada 2021.

Kegiatan itu dikemas dalam Gowes Tour de’Pucuan secara rute Jember – Tanggul sekitar sekitar 35 kilometer.

Di antara tipu yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Prima Idwan Mariza, Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Jember Arif Tyahyono, Direktur Utama RS Jember Klinik dr Agus Burhan Syah, Ketua KONI Jember Abdul Haris Afianto, Owner Dira Group Ponimin Tohari, tokoh pertanian nasional HM Arum Sabil, dan sejumlah pengurus Lembaga Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Jember.

Tokoh asosiasi sekaligus tokoh perkebunan nasional, Arum Sabil yang ikut menginisiasi kesibukan tersebut mengatakan, silaturahmi yang dikemas dalam gowes bareng itu menjadi wujud optimisme tokoh-tokoh lokal pada membangun kembali sektor perekonomian Jember.

Khususnya pembangunan ekonomi Jember pada 2021 mendatang.

“Kegiatan ini menjadi forum persahabatan persaudaraan berbagai pihak di Jember seperti HIPMI, pengusaha, dan lainnya buat menyatukan semangat dalam kebangkitan ekonomi di era pandemi pada tarikh depan, ” jelas pria dengan akrab disapa Abah Arum tersebut, Senin (9/11/2020).

Dia berharap, melalui kegiatan itu juga dapat lahir gagasan konkret dari para pemangku keinginan untuk membangun kembali perekonomian Jember yang sempat terpuruk lantaran pandemi Covid-19.

“Dan tahun depan semua bagian diharapkan sudah harus melakukan sikap nyata dari kolaborasi berbagai elemen di Jember sebagai momentum kebangkitan kembali perekonomian di Jember di era pandemi, ” tutur Pemimpin Umum Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) tersebut.

Tengah itu, Asisten 1 Pemkab Jember Arief Tyahyono menambahkan, kegiatan tersebut menjadi semangat baru untuk stakeholders yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi dalam Jember.

Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan untuk mendukung ekonomi masyarakat, khususnya pada level akar rumput ( grassroots ), yakni UMKM.

“Kita bisa gunakan prinsip kolaborasi dalam pembangunan ekonomi Jember era pandemi dengan komunitas pengusaha semacam HIPMI dan pengusaha besar yang lain untuk bersama-sama mendongkrak UMKM Jember agar menjadi kekuatan ekonomi anyar di Jember, ” imbuhnya. (*)