Taksiran Pembinaan Atlet Minim, KONI Bangkalan Mengadu ke DPRD Bangkalan

Taksiran Pembinaan Atlet Minim, KONI Bangkalan Mengadu ke DPRD Bangkalan

TIMESINDONESIA, BANGKALAN – Minimnya anggaran pembinaan atlet berbagai cabang olahraga di Kabupaten Bangkalan menjadi kendala utama KONI Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Situasi itu disampaikan saat rapat dengar pendapat dengan DPRD Bangkalan.

“Salah satu indikator peningkatan prestasi cabang olahraga harus ada dukungan anggaran, ” kata Ketua KONI Bangkalan Fauzan Jakfar, Kamis (23/7/2020).

Menurutnya, penyamaan tanggapan antara KONI dan DPRD Bangkalan dalam pengembangan olahraga sangat dibutuhkan. Jika tidak memiliki keinginan yang serupa, pembinaan atlet untuk menorehkan hasil akan sia-sia.

“Anggaran pembinaan atlet di KONI Bangkalan hanya Rp 2 miliar, ” ucap Fauzan.

Fauzan menjelaskan, anggaran KONI Bangkalan untuk pembinaan atlet paling rendah di jarang 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Bahkan, prestasi di bidang olahraga juga menempati posisi terendah.

“Kabupaten Terhenti yang notabene di bawah kita anggarannya sudah Rp 4 miliar, ” terangnya.

Fauzan mengaku sudah mengajukan secara resmi anggaran tambahan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini sebesar Rp 1, dua miliar. Harapannya, pengajuan itu diakomodir oleh DPRD Bangkalan.

“Kami menargetkan hasil atlet Bangkalan berada di gaya 10 besar Jawa Timur. Hendaknya target ini disertai dengan taksiran yang memadai, ” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bangkalan Muhammad Fahad mengapresiasi upaya KONI dalam melayani pembinaan dan pengembangan atlet bervariasi cabang olahraga.

“Perlu kami dukung, sebab sebelumnya KONI Bangkalan bisa dianggap mati suri, ” ujarnya.

Politikus Gerindra itu mengungkapkan, pengajuan PAK mau disesuaikan dengan postur APBD 2020. Karena dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Taksiran Sementara (PPAS) dari eksekutif belum masuk ke meja legislatif.

“Soal pengajuan KONI Bangkalan Rp 1, 2 miliar kami kembalikan ke postur APBD (Kabupaten Bangkalan). Apalagi, sampai saat ini kami belum menerima KUA PPAS, ” ucap Ketua DPRD Bangkalan. (*)