Salinan Santuy Black Eye Coffee, Ngopi Praktis di Masa Pandemi

Salinan Santuy Black Eye Coffee, Ngopi Praktis di Masa Pandemi

TIMESINDONESIA, DENPASAR – Black Eye Coffee meluncurkan produk coffee ready to drink Kopi Santuy, untuk mengobati kerinduan para pecinta kopi dalam status pandemi Covid-19. Produk terbaru itu bertemakan Kopi Santuy dengan tagline “Slow Brewing Coffee for Slow Living Generation”.

Media and Public Relations SGV Group, Auberta Dinda mengantarkan tagline “Slow Brewing Coffee for Slow Living Generation”, mengandung sebuah pesan atau refleksi agar lebih bersikap positif saat #dirumahaja, dengan menjalani hidup lebih tenang serta penuh kehati-hatian.

Ia menyampaikan gaya tumbuh slow living bisa membuat bangsa kini lebih menghargai proses kesibukan terlepas dari tekanan untuk tergopoh-gopoh, dan melakukan apapun dengan cara yang instan.

“Bagi para pecinta salinan yang sedang bekerja dirumah ataupun ingin bersantai dengan menikmati salinan ala coffee shop Kopi Santuy bisa jadi solusi paling efektif dan efisien, ” lanjutnya.

Black Eye Coffee selalu memilih biji salinan terbaik dari berbagai penjuru Nusantara untuk menghasilkan aroma dan citarasa yang khas, dengan tambahan bahan-bahan berkualitas tanpa bahan pengawet untuk menghasilkan kualitas terbaik dari produk Kopi Santuy.

Kopi Santuy Black Eye Coffee ini tersedia dalam 3 size yaitu 250ml, 350ml beserta 100 0 ml dengan varian Coffee yaitu Cold Latte, Hazelnut Latte, Vanila Latte, Caramel Latte, dan Capucino Latte.

Ada juga varian Non-Coffee yaitu Choco Latte, Matcha Latte & Taro Latte. Untuk harga mulai dari Rp  20. 000 untuk ukuran 250ml, Rp  36. 000 untuk ukuran 500ml, serta Rp 70. 000 untuk ukuran 1000ml.

Kedepannya Black Eye Coffee akan terus melakukan inovasi secara membuat varian rasa baru cocok dengan permintaan konsumen. (*)

Data SGP