Pemdes Cisetu Majalengka Salurkan Sembako Pada 12 Warga yang Lakukan Karantina Mandiri

Pemdes Cisetu Majalengka Salurkan Sembako Pada 12 Warga yang Lakukan Karantina Mandiri

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Pemdes Cisetu, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menyalurkan sandaran sembako kepada 12 warga dengan positif Covid-19 yang tengah menjalani karantina mandiri di rumahnya.

“Bantuan bagian sembako sudah kita bagikan kepada 12 orang warga terpapar Covid-19 yang saat ini tengah menjalani karantina mandiri, ” ungkap Sekretaris Desa Cisetu, Lala Jauhari kepada TIMES Indonesia, melalui pesan kecil, Selasa (24/11/2020).

Menurut dia, sembako itu, berasal dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam anggaran Simpanan Desa (DD). Ia berharap, secara adanya bantuan tersebut, semoga mampu memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari semasa  melakukan karantina mandiri.

“Insya Allah, sandaran ini akan rutin setiap tiga hari sekali diberikan selama itu menjalani karantina. Kami juga berharap agar masyarakat sekitar memberi sokongan penuh baik materil maupun non materil kepada pihak keluarga dalam  menghadapi Covid-19 ini, ” harapnya.

Sebab menurutnya, dengan adanya dukungan sejak masyarakat, diharapkan pihak keluarga bisa bangkit dan  semangat sehingga mampu menjaga kesehatan dan imun tubuhnya.

“Dengan meningkatkan kesadaran rasa kepedulian antarsesama dan saling tolong menolong, oleh karena itu pasien  maupun pihak keluarga mau segera membaik, ” bebernya.

Hingga saat ini, kata dia, Pemdes  Cisetu mencatat warga yang terpapar Covid-19 tersebut ada 12 orang yang merupakan dari klaster Semarang 10 orang, klaster Ar-Rahmat 1 karakter dan klaster rumah sakit satu orang, ” ucapnya.

Menurut Iwan, isolasi kampung ini bakal dilakukan selama 10 hari ke depan. Terbatas dimulai sejak 20 November had 30 November 2020. Langkah tersebut diambil guna mencegah penyebaran ke warga yang lebih luas.

“Sedangkan, jalan yang ditutup. Yakni, Jalan Pesantren, jalan dari Pom Bensin & jalan dari Aliyah (Man dua Majalengka) jalan Pekok serta membakar depan pesantren Salafiyah menuju ajaran desa/mesjid, ” ucapnya.

Disamping salurkan sembako kepada warga yang melakukan karantina mandiri, Pemdes Cisetu juga mengimbau kepada warga Desa Cisetu buat selalu disipilin protokol kesehatan. Diantaranya, memakai masker, menjaga jarak, membersihkan tangan dengan sabun (3M) & hindari kerumunan. (*)

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama melawan Covid-19. TIMES Nusantara mengajak seluruh pembaca ikut mengkampanyekan gerakan 3M Lawan Covid, secara selalu menerapkan protokol kesehatan di aktivitas apapun sehari-hari. Ingat suruhan Ibu, pakai masker, selalu basuh tangan dan selalu jaga jarak serta hindari kerumunan.