Ngopi Pagi: Siap Sukses

ngopi-pagi-siap-sukses-1

TIMESINDONESIA, MALANG – Sahabat ngopi pagi, sebetulnya hampir semua orang itu ingin sukses. Kecuali orang yang sudah bosan dengan hidup ini, orang yang sudah putus asa dan merasa tidak ada harapan lagi dalam mengarungi pertarungan kehidupan, dan sejenisnya.  Namun demikian, sukses seperti apa yang dibayangkan, tentu masing masing orang akan berbeda dalam memaknainya.

Ada yang beranggapan jika sukses itu saat sudah tercapai apa yang diinginkan / apa yang diimpikan / apa yang diharapkan. Ada juga yang menganggap jika bisa mengantarkan anak anaknya bisa mengenyam Pendidikan tinggi sebagai bagian dari sukses dalam hidup ini. Ada juga yang menganggap sukses itu dari ukuran jabatan puncak yang diraihnya dalam sebuah pekerjaan, dan lain sebagainya.

Namun demikian, tidak banyak orang yang kemudian berfikir bagaimana memelihara kesuksesan itu dapat memberikan kemanfaatan yang berjangka Panjang. Akibatnya, apa yang diperoleh sebagai bagian dari sukses dalam hidup itu tidak mampu bertahan lama. Banyak artis yang tiba tiba muncul dan terkenal, tetapi tidak dalam kurun waktu yang lama kemudian sudah tidak dikenal oleh masyarakat. Bahkan terkadang hidupnya jatuh dalam jurang yang kelam. Lebih parah dari keadaan sebelum yang bersangkutan jadi artis. Ada juga orang yang kaya mendadak, dan kemudian dalam waktu sekejap jatuh lagi dalam jurang kemiskinan yang dalam.

Ada sebuah cerita menarik yang patut kita simak. Suatu saat ada seorang pemuda membaca pengumuman bahwa orang tuanya memenangkan hadiah yang bernilai sangat banyak. Pemuda ini sangat Bahagia. Akan tetapi sesaat kemudian murung memikirkan bagaimana memberi tahu orang tuanya yang sakit jantung parah. Khawatir jika kaget, justru risikonya tinggi. Bagi pemuda ini, kekayaan itu penting, tetapi kehidupan dan Kesehatan orang tuanya melebihi apapun.

Singkat cerita, pemuda ini kemudian meminta tolong orang lain yang biasa merawat bapaknya. Tolong bantu saya menyampaikan kepada orang tua kabar gembira bahwa beliau memenangkan hadiah yang sangat besar. Permintaan ini pun disanggupi. Seminggu kemudian orang tua ini diundang untuk diajak bicara. Bapak, seandainya panjenengan dapat hadiah besar itu seperti apa nggih ? Orang tua ini kemudian menjawab, bahwa itu tidak mungkin terjadi. Kemudian terjadilah perdebatan karena orang tua ini merasa tidak mungkin terjadi, sementara disisi lain sebetulnya itu semua nyata adanya. Orang tua ini sangking jengkelnya kemudian berkata : baiklah, seandainya ini beneran, saya akan bagi hadiah tersebut lima puluh persen untuk saya, dan separonya lagi utuh untuk panjenengan. Orang yang dimintai tolong tersebut tidak menduga akan mendapat jawaban dan rizqi nomplok yang jumlahnya tidak terbayangkan. Yang bersangkutan kaget dan syok yang mengakibatkan serangan jantung dan kemudian meninggal.

Begitulah hidup ini. Jangan hanya mengejar kesuksesan, tetapi juga siapkan mental dan kemudian fikirkan bagaimana merawat kesuksesan tersebut agar berjangka panjang. Jika tidak demikian, bisa jadi justru bencana yang akan menghadang. Bagaimana dengan sahabat ngopi pagi semua ???