Memori 15 Maret: Awal Mula Terbentuknya Liverpool, Wafatnya Julius Caesar

sejarah-15-maret-awal-mula-terbentuknya-liverpool-wafatnya-julius-caesar-1

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sejarah penting dunia sesuai tanggal hari ini adalah terbentuknya Liverpool FC pada 1892. Juga meninggalnya Julius Caesar di dalam 44 SM. Mari kita simak ceritanya berikut tersebut:

Awal Mula Berdirinya Liverpool (1892)

Sebelumnya, pendirian Liverpool yang banyak diketahui karakter adalah pada 3 Juni 1892. Akan tetapi situasi tersebut menjadi perdebatan jika sebenarnya klub tersebut disusun beberapa bulan sebelumnya, yaitu pada 15 Maret 1892.

Salah satu pelopor Liverpool merupakan John Houlding (1833-1902). Dia pernah menempuh pendidikan pada Liverpool College dan sudah menjadi jajaran direksi Everton Football Club. Liverpool lahir berkat Everton yang kurun itu sedang konflik.

Kurun itu Everton sedang membalas sewa di Anfield tenggat 150 persen. Pada zaman itu Everton keberatan dengan biaya sewa tersebut, bakal tetapi Houlding tetap bersitegang dan tidak akan mengganti kebijakannya.

Akhirnya pada 15 Maret 1892 Houlding mengundurkan diri dari jajaran pengurus Direksi. Akhirnya Houlding membina klub sepakbola sendiri bertanda Everton Athletic. Nama tersebut beserta alat-alat latihannya ditolak oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Kemudian Houlding mengajukan kembali dengan nama Liverpool Football Club dan diterima oleh FA. Maka saat ini, Liverpool belakangan berdiri dan menjadi perhimpunan sepak bola yang jauh lebih besar dibanding Everton.

Meninggalnya Julius Caesar (44 SM)

Patung Julius Caesar yang masih dikenang. (FOTO: britannica. com)

Julius Caesar meninggal pada 15 Maret 44 SM sebab ditikam oleh 60 Konspirator yang dipimpin oleh Marcus Junius Brutus dan Gaius Cassius Longinus. Awalnya, Julius Caesar terpilih menjadi “Pendeta Agung” pada 63 SM. Caesar melakukan suap secara habis-habisan untuk mendapatkan kondisi tersebut.

Dua Tahun kemudian Caesar berambisi untuk menjelma konsul dan terwujud pada 59 SM. Dengan berhasilnya meraih kedua posisi tersebut, Cesar mendapatkan empat legiun tentara dan menunjukkan kepiawaiannya dalam memperluas wilayah romawi.

Selain itu, Caesar selalu dapat menaklukkan Galia, dengan saat ini merupakan Perancis, Belgia, dan Luksemburg. Hendak tetapi, keberhasilan yang diraih Caesar menimbulkan rasa iri pada Pompey. Hal tersebut membuat bubarnya aliansi kebijakan bersama Caesar pada 53 SM.

Akan tetapi, Pompey mendapatkan dukungan dari senat romawi untuk mendapatkan kembali pasukannya. Hal ini jelas ditolak oleh Caesar serta menyatakan perang melawan Pompey dan pasukannya pada Januari 49 SM.

Dengan kemahiran Caesar dalam berperang, akhirnya dapat mengalahkan pasukan Pompey yang lebih banyak lantaran pasukan Caesar. Alhasil Pompey melarikan diri ke Mesir dan dibunuh oleh perwira militer Mesir.

Saat Caesar berusaha memperluas kekuasaannya ke wilayah eropa, Caesar tidak menyadari bahwa politisi betul menginginkan kematiannya. Pada 15 Maret 44 SM, dipercaya jika kematian Julius Caesar akan menghidupkan kembali republik Roma. (*)