Kadinkes Kabupaten Bandung: Media Bisa Ikut Edukasi Masyarakat tentang Protokol Kesehatan

Kadinkes Kabupaten Bandung: Media Bisa Ikut Edukasi Masyarakat tentang Protokol Kesehatan

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami mengatakan hingga kini pihaknya terus melakukan screening menggunakan rapid test dan PCR (Polymerase Chain Reaction) swab test.
 
“Meskipun berdampak pada angka kasus covid, screening itu akan membantu pemerintah daerah dalam contact tracing, sehingga dapat mempercepat penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung, ” ungkap Grace, Sabtu (8/8/2020).
 
Grace memaparkan, pihaknya telah melakukan rapid test sebanyak 18. 832 dan swab test sebanyak 11. 069. Dari hasil swab, imbuh Grace, ditemukan kasus positif sebanyak 173.
 
“Dinas Kesehatan tubuh bersama puskesmas terus berupaya memenuhi target swab test yang diusulkan WHO (World Health Organization), yaitu sebanyak 1 persen dari total penduduk. Hingga saat ini saya telah melakukan 11 ribu, masih tersisa 16 ribu lagi, ” sebut Grace.
 
Kadinkes menjelaskan, sebanyak 23 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bandung positif Covid-19, 18 diantaranya ialah tenaga kesehatan (nakes).
 
“Setelah dilakukan tracing, mereka terpapar dari keluarganya dan bukan dari rekan satu kantor. Alhamdulillah, semua pasien positif sudah diisolasi, bahkan sejumlah nakes telah selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sembuh, ” imbuh Grace.
 
Pihaknya akan menutup tatkala pelayanan kesehatan yang diduga berdampak risiko penularan Covid-19. Sementara penyajian yang memiliki risiko kecil transmisi, masih tetap berjalan.
 
“Kami akan melakukan desinfeksi di tempat-tempat yang berisiko sampai selesai masa isolasi mandiri. Oleh sebab itu, kami tidak memberhentikan total penyajian kesehatan, ” tandasnya.
 
Grace berharap, unsur media dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, cuci tangan sebelum dan setelah melakukan kegiatan, serta menjaga langkah.
 
“Jika seluruh masyarakat taat dalam menjalankan aturan tersebut, insya Allah dapat memacu penurunan angka kasus Covid-19 pada Kabupaten Bandung, ” ucap Kadinkes Kabupaten Bandung Grace. (*)