Hari Sumpah Pemuda, Thaher Hanubun: Maluku Tenggara Tetap NKRI

Hari Sumpah Pemuda, Thaher Hanubun: Maluku Tenggara Tetap NKRI

TIMESINDONESIA, LANGGUR – Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku siap menyambut Hari Sumpah Muda tahun 2020. Berbagai acara telah dirancang untuk menyemarakkan peringatan 92 tahun Sumpah Pemuda di provinsi perbatasan ini.

Beragam acara mulai upacara dan kirab merah putih mematok atraksi kesenian tradisional bakal dihadirkan di Nuhu Yut, pulau kecil terluar di Maluku Tenggara dengan menjadi tempat pelaksanaan acara.

Nuhu Yut atau Kepulauan Kei Besar sudah ditetapkan sebagai Pulau Kecil Terluar dalam Keppres No. 6 tarikh 2017.  

Dipilihnya Nuhu Yut sebagai lokasi peringatan Hari Sumpah Muda menunjukkan komitmen kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya bakal menunjukkan kepada Indonesia, kepada pimpinan Negara Kesatuan Republik Indonesia kalau Maluku Tenggara untuk Indonesia serta Maluku Tenggara Tetap NKRI, ” kata Bupati Maluku Tenggara, Thaher Hanubun dalam video menjelang rujukan Sumpah Pemuda tahun 2020 dengan diterima TIMES Indonesia.

Bupati Thaher melukiskan rangkaian acara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dimulai sejak keadaan ini, Selasa (27/10/2020). Ia mengatakan, akan ada arak-arakan seribu standar merah putih yang bakal mempercantik wilayah perbatasan pintu gerbang dalam Weduar Fer.

Acara bertajuk “Dari Weduar Fer Batas Wilayah NKRI untuk Indonesia” akan diisi dengan bervariasi kegiatan, di antaranya: Kirab Kewarganegaraan nasional dan Parade Merah Putih, kongres character building,   Wer Warat (Tangkap Ikan Tradisional), launching spot diving, pengibaran Merah Putih dalam batas wilayah NKRI, dan upacara peringatan Sumpah Pemuda.

“Akan diisi dengan acara-acara kesenian dan tradisi tarik tali, ” ujar Bupati Maluku Tenggara, Thaher Hanubun terkait dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Nuhu Yut, pulau kecil terluar Indonesia. (*)