Alasan Utama Rumah Tetap Berantakan Meski Rajin Dirapikan

Alasan Utama Rumah Tetap Berantakan Meski Rajin Dirapikan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Payah, pengen marah, sebel, pengen nangis itu rasanya jika melihat vila yang baru saja dibersihkan serta dirapikan tiba-tiba sudah berantakan lagi. Ada yang mengalami hal sedemikian? Jangan khawatir, anda punya banyak teman yang mengalami rumah tetap berantakan meski sering dirapikan.  

Sudah lebih dari 6 bulan sejak pandemi dimulai banyak orang dengan bekerja dari rumah dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka pada rumah. Hal ini memberikan mereka kesempatan lebih besar untuk menghiraukan kerapian dan kebersihan rumah itu.

Hal ini dimanfaatkan beberapa orang buat mendesain ulang tatanan rumah itu atau setidaknya merapikan rumah serta membuang barang-barang yang tidak diperlukan.

Namun ada saja beberapa hal yang membuat rumah dalam sekejap ataupun kurang lebih seminggu sudah terlihat berantakan lagi. Apa penyebabnya?

1. Cuai

Sesudah berbenah membuang barang-barang yang tak diperlukan, kadang rasa malas dengan sudah menjadi kebiasaan tidak pula ikut terbuang. Malas mencuci piring setelah makan, malas mengembalikan barang pada tempatnya atau malas membersihkan ruangan setiap hari bisa menjadi alasannya.

2. Tidak adanya dukungan dibanding anggota keluarga lainnya

Bayangkan jika pada sebuah rumah terdapat 4 karakter, 2 orang  tua dan 2 anak yang usianya belasan tarikh. Namun, yang bersih-bersih hanya si ibu seorang dan anggota rumpun lain dengan seenaknya meletakkan bahan sembarangan setelah si ibu kalut membersihkan tanpa bantuan dari anggota keluarga lainnya.

Hal ini tentunya mampu membuat si ibu frustasi. Telah meluangkan waktunya untuk bersih-bersih sendi dan kehilangan waktunya mempercantik diri namun hasilnya tak ada seorangpun yang menghargai dan mendukung. Fix , anggota anak anda perlu sedikit diceramahi masa perlu ajak mereka untuk membantu meringankan pekerjaan anda agar anda punya lebih me time.

3. Bosan

Bukan bosan kepada pemandangan bersih dan rapi dengan dapat kita jumpai tapi lebih kepada bosan terhadap kegiatan yang sama setiap harinya yakni, bersih-bersih. Anda perlu memberikan diri kamu sendiri  sebuah penghargaan setiap kali selesai bersih-bersih. Pergi makan dalam restaurant, pergi ke salon, ataupun mentraktir diri anda sendiri sesendok es krim kesukaan anda barangkali sebuah reward sederhana.

Jadi, alasan mana yang sudah membuat rumah  tetap kacau meski sudah dirapikan? (*)